RSS

Pemulihan(2)

Tapi semuanya berubah disaat yang sama pula, disaat aku duduk di kelas 2 SLTP, aku mengalami pembaharuan dalam hidupku, aku mulai mengenal pribadi yang namanya YESUS, aku mulai belajar untuk semakin terbuka dengan kehidupanku kepada kakak-kakak rohani dan pembia rohani yang aku punya dikomunitas yang baru aku diarahkan untuk semakin hari semakin hidup dengan bergantung kepada YESUS yang hidup.

Dan hasilnya luar biasa, inilah awal perubahan hidupku, saat dimana setiap prestasi mulai TUHAN munculkan, saat dimana YESU mengubah kehidupanku 180 derajat, aku yang tadinya tidak berprestasi, sekarang aku mulai mendapatkan banyak prestasi dibidang akademik, dan tidak tanggung-tanggung TUHAN angkat aku, bukan hanya juara kelas yang YESUS berikan, tapi juga juga umum dari 5 kelas dan itu berlanjut terus sampai aku kelas 3 SLTP. Awesome, segala pujian hanya bagi YESUS, karena aku tidak ada apa-apanya tanpa YESUS.

Tidak hanya sampai disitu YESUS berkarya dalam hidupku, DIA bekerja lebih luar biasa lagi ketika aku SMA. Aku punya keinginan besar untuk masuk dalam sekolah negri, tapi ternyata yang dipikirkan TUHAN berbeda, aku masuk SMA swasta, tapi aku tidak kecewa dengan itu, karena aku tau TUHAN punya rencana dalam setiap hal yang terjadi di hidupku.

Semasa SMA hampir aku tidak pernah membayar uang sekolah, karena aku mendapat banyak beasiswa dengan prestasi-prestasi yang aku raih (Coba lihat yang YESUS buat dalam hidupku, aku yang tadinya tidak pernah berprestasi, sekarang TUHAN buat penuh prestasi, 180 derajat bukan?? YESUS luar biasa).

Aku ceritakan sedikit bagaimana prestasi itu aku raih. Sewaktu aku masuk SMA aku mengikuti ekstrakulikuler "atletik", bukan karena aku suka bidang itu, tapi karena aku tidak tau apa yang mau aku ikuti, tapi taukah teman-teman, semua tidak ada yang kebetulan, justru diatletik itu aku mendapat banyak prestasi. Lomba demi lomba aku ikuti, dan medali demi medali aku dapatkan, sehingga aku mendapat banyak beasiswa dan tidak banyak-banyak meminta pada orang tua. Bukan hanya itu, naik kelas 2 SMA, aku mulai berprestasi dalam bidang akademik dan mendapat juara 1 umum dan itu membuat beasiswaku semakin banyak, alhasil keluar dari SMA aku membawa sisa beasiswaku sebesar Rp. 1.040.000. Semua pujian hanya bagi YESUS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pemulihan(1)

Hari ini, hari pertama punya blog sendiri,, sebelumnya sempat terpikir untuk membuat, 
tapi terus-terusan ga jadi.
Untuk artikel pertamaku, aku ingin sharring tentang pemulihan hidupku bersama YESUS.

Aku terlahir dalam keluarga yang tidak harmonis, dengan berbagai macam konflik yang ada setiap harinya, tapi aku bersyukur bisa ada ditengah-tengah keluarga yang seperti ini.
Aku percaya kejadianku dahsyat dan ajib, ajaib yang YESUS buat dalam hidupku dan pasti ada rancangan TUHAN yang dahsyat menempatkan aku ditengah-tengah keluargaku yang sekarang ini aku punya.

Waktu aku masih dalam kandungan mama, mama pernah mencoba menggugurkan aku, aku bukanlah anak yang diharapkan, karena pada waktu itu, usia kakaku masih sangat kecil untuk mengandung anak kedua, akhirnya mama memutuskan untuk menggugurkan aku. Segala upaya mama dan papa lakukan supaya aku tidak ada didunia ini, tapi ternyata TUHAN punya rancangan lain dalam hidupku. Setelah papa dan mama lelah, berusaha menggugurka aku, namun aku tidak juga lepas dari kandungan mama, akhirnya mama dan papa memutuskan untuk tetap melahirkan aku, dengan banyak harapan, kalau aku lahir kelak, aku tidak mengalami cacat tubuh.

Aku tau semua karena kasih karunia yang YESUS buat dalam hidupku, akhirnya waktu bersalin tiba, dan aku keluar dengan tidak kekurangan satu apapun, aku punya jari-jari yang lengkap aku punya mata, tangan, kaki yang lengkap.

Aku bersyukur untuk kelengkapan tubuh yang aku punya, tapi tanpa aku sadari peristiwa pengguguran ini, membuat aku tumbuh menjadi gadis yang minder dan merasa tertolak. Aku tidak pernah berani untuk mengaktualisasi diri, aku selalu berkata tidak bisa ketika akan dipercayakan sesuatu hal padaku, dan itu semua membuat aku menjadi pribadi yang tidak tau apa potensi yang ada didalam diriku, aku belajar dengan keras, namun semua seakan tiada hasilnya.

Hal ini berlangsung sangat lama, sampai aku remaja, tepatnya usiaku 12.5 thn, saat itu aku sedang duduk di bangku kelas 2 tingkat SLTP. Aku tumbuh jadi gadis yang biasa-biasa saja, tanpa potensi yang aku ketahui, tanpa prestasi yang pernah kucapai sekalipun.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS